Kembali Lagi

Alhamdulillah kembali lagi setelah setahun fakum di dunia wordpres dan dunia blogger hehehe… ternyata bingung juga kalau sudah tidak bekerja dan kerjanya hanya di rumah saja wahh… bisa2 stress and gila mendadak… karena saya sekarang sering buka laptop, maka apa salahnya saya membuka kembali blogger dan wordpress yang sudah lama saya tinggalkan ternyata saya kangen untuk menulis terlepas dari tidak ada yang berkomentar yang terpenting bagi saya adalah saya ingin menulis apa yang menjadi keinginan saya.🙂

blog ini sama dengan blog saya yang di blogspot sama2 nggak pernah update, insyaAllah dan mudah2an saya bisa menulis kembali sesuai dengan keinginan saya…😀

semangka… harus semangka… ^^

Minal ‘Aidin Wal Faidzin

Assalamu’alaikum temans-temans… sahabat muhasabahcinta…🙂

Saya ingin mengucapkan …

Minal Aidin Wal Faidzin… Maafkan Lahir Dan Batin…

Semoga temans-temans semuanya mau memaafkan saya, apabila saya memiliki kekurangan atau memiliki kesalahan, jujur saya hanyalah seorang anak manusia yang masih belajar untuk menjadi lebih baik lagi …🙂

Dalam kerendahan hati ada ketinggian budi.
Dalam kemiskinan harta ada kekayaan jiwa.
Hidup ini terasa indah jika ada maaf.
Taqabalallahu Minna Waminkum…

Pergilah keluh, ku tak mau berteman dengamu
Silahkan kesah, kau bukan takdirku
Mujahadah adalah temanku, dakwah adalah nafasku,
dan Allah adalah kasihku.
Maafkan segala kesalahan.

Semoga ibadah puasa yang telah kita kerjakan, selama satu bulan penuh lamanya, mendapatkan pahala dan mendapatkan yang terbaik disisi Allah SWT…

Saya pribadi beserta Keluarga besar Fadillah Santi mengucapkan Selamat Lebaran yaa… 1431 H ^_^

Jeritan Hati Sebutir Nasi

Assalamualaikum

bukan untuk menangis dan merenung
karna malam pun kami harus memikirkan makan apa kami sekarang dan esok pagi?
apa harus kami rebus belatung yang menempel di celah-celah jari kaki kami
atau menggodok bakteri yang kami pelihara di dalam tubuh kami???

mereka menyia-nyiakan sebutir nasi di meja jamuan
sementara kami memakan batu yang kami pepes agar menjadi ubi rebus
berpesta pora di tengah lapar yang meradang
sementara kami membiarkan belatung menghujam jantung kami

diatas adalah sepenggalan bentuk puisi berantai yang saya kutip dari sebuah situs ternama yaitu om google

Aku ingin berkata kepada mereka yang selalu menyia-nyiakan diriku, tanpa mereka berpikir panjang. Mereka selalu membuang diriku ke tempat sampah, tanpa punya perasaan sedikitpun.

Ingatlah! suatu hari engkau akan datang kepadaku dan membutuhkan diriku demi kehidupanmu…

Betapa aku sangat sedih… sedih, karena dikalangan orang berada hidupku sungguh sangat tidak berarti sama sekali, hidupku selalu disia-siakan. Tapi tahukah engkau? aku lebih bahagia berada di kalangan orang yang benar2 membutuhkan diriku, begitu sangat berharganya diriku dikalangan mereka. Sampai-sampai orang rela mati demi mendapatkan diriku. Setelah mereka mendapatkanku dihargainya aku, tak pernah mereka sia-sia kan diriku.

Tahukah engkau hai Manusia!…

Aku menangis, saat engkau membuang diriku ke tong sampah, ketempat yang tidak selayaknya untuk aku huni. Beruntung aku dipungut oleh mereka yang membutuhkan ku. Hidupku begitu berharga sehingga dapat mengenyangkan lambung mereka agar mereka dapat tertidur dengan nyenyaknya.

Tapi begitu diriku berada ditangan anak manusia yang angkuh dan sombong, tak sedikitpun diriku ini dipandang, dibuangnya aku tak pernah mereka menghabiskan diriku…

Hidupku lebih berharga bersama orang2 yang sangat menghargai diriku…

***************

Ketika mulai memasuki bulan ramadhan terkadang kita sering bahkan banyak diantara kita selalu membuang, bahkan menyisakan sebagian makanan kita untuk dibuang, karena tidak habis untuk kita makan. Bukankah islam mengajarkan kita untuk selalu qana’ah dalam kehidupan sederhana dalam bersikap mengikuti jejak rasulullah…

begitu banyak dari kita bahkan tidak sedikit dari kita yang selalu mubazir dalam hal makanan, dengan adanya momentum di bulan ramadhan ini mari kita belajar untuk lebih bersikap tidak berlebih-lebihan dalam hal makanan, masih banyak yang membutuhkan makanan itu…

adaptasi dari cerita : muhasabahcinta dengan sedikit di edit

Shalat ku

Assalamu’alaikum…

bissmillah..

hari ini saya ingin membahas tentang shalat. Saya tahu bahwasannya saya masih bolong2 juga masalah dengan shalat, tapi bolong2nya itu insyaallah masih bisa saya kerjakan…

Kita semua tahu bahwasannya shalat pertama kali dikerjakan yaitu melalui sebuah peristiwa Rasulallah SAW  yang sering kita sebut yaitu Peristiwa Isra’ wal Mi’raj.

Suatu hari saya ingin mengajak seorang teman saya untuk melaksanakan shalat zuhur, karena waktu zuhur sudah tiba, dan karena ada mata kuliah tambahan jadi saya shalat nya di sebuah mushalla kampus. Nah, adzan zuhur berkumandang jadi saya ajaklah si teman ini tadi untuk shalat bareng.

Tiba-tiba si teman ini tadi bertanya sama saya,

“Dhillah, aku kesiangan subuhnya, jadi aku nggak shalat zuhur.” katanya si teman

trus saya jawa begini. “Lha, kok bisa begitu? memangnya kalau subuh kesiangan kita nggak wajib ya buat shalat yang lainnya?” (aku pun bingung sendiri jadinya… nih orang kok bisa dapat pikiran seperti ini ya?)

si teman bilang: “Bukan begitu dhillah, aku denger dr orang lain katanya, klw kita subuh sudah kesiangan, jadi buat apa kita shalat zuhur, bukannya itu sama saja ngejek?” (weleh..wleh.. makin tambah bingung dengan persepsi yang salah seperti ini…:( )

pelan-pelan aku coba kasih pengertian sama si teman ini tadi.

“Bukannya dhillah menggurui atau memaksa, hanya saja persepsi yg seperti itu salah besar. Bukannya shalat itu wajib ya dikerjakan, kalau masalah ngejek atw nggak nya. Emang menurut kamu sendiri kita shalatnya ngejek nggak?” kembali pertanyaan itu aku lontarkan ke si teman

“nggak ngejek sih. cuma ada rasa nggak enak buat shalat zuhur karena subuhnya nggak shalat, jadi klw subuh tidak shalat ya sudah tidak usah shalat yang lain. Bukannya sama saja yaa?” tambahnya

waduh2… udah salah, ngotot pula…ckckcck… parah bener neh orang

“Dhillah bukannya shalat itu harus ikhlas ya?” katanya

“emang sih, shalat itu harus ikhlas, jadi masa’ harus nunggu ikhlas dlu baru shalat, kalau nggak ikhlas nggak shalat2 ya?”

trus katanya “Nggak gitu juga sih, tapi ya sudahlah klw dhillah mw shalat, shalat aja, aku nanti shalat”

dalam hati ku menangis, krn telah gagal aduh kok bisa seperti ini…😦

“ya sudah, dhillah shalat dlu ya…”

aku tunggu beliau di mushalla, aku kira dia akan shalat, ternyata tidak…

Aku tahu, dan aku sadar kalau aku ini masih belajar, dan ingin menjadi yg lebih baik, segala sesuatu memang harus dikerjakan dengan niat, niat yang baik akan menghasilkan sesuatu yang baik pula… semoga tantangan ku seperti ini tidak lah berat seperti saudara2 ku yang lainnya…

jika ada kemungkaran di depan matamu, maka cegahlah dengan kekuasaan, jika tidak sanggup maka cegahlah dengan lisan, jika tidak sanggup maka bencilah perbuatannya, karena itu adalah selemah2nya iman…


Robb …

Syurga apapun tak layak aku huni
Subuhku kesiangan, dhuhurku sisa kelelahan
Nikmat apapun tak pantas aku miliki
Asharku kesorean, maghribku asal-asalan
Kesolehan apapun tak cocok aku akui
Isyaku tanpa ke khusuan, tahjjudku hanya khayalan.
Kehormatan apapun tak wajar aku dapati
Kerjaku tak bermakna, karyaku tak punya arti
Peraturan kuacuhkan, undang-undang kusingkirkan
Halal haram kugabungkan menjadi pencaharian
Kesombongan kubanggakan, kemaksiatan kulestarikan

Menyakiti sesama kujadikan sarapan
Penderitaan orang kutertawakan.
Sungguh sempurna aib pada diriku
Aib pada-Mu, pada diriku, pada keluargaku
Tak ada amal yang menjadi pembelaan
Tak ada pengabdian yang menjadi harapan
Tak ada syafa’at yang diidamkan

Tapi Robb …
Kupastikan tubuhku terlalu rapuh tuk masuk neraka-Mu
Jiwaku terlalu kerdil tuk menangkal hinaan-Mu
Meski hidup ini bergumul dengan dosa dan nista
Masih jua kunantikan ampunan-Mu

Robb …
Tak ada yang patut pada diriku
Dirumah aku tak menjadi teladan
Dimata istriku tak menjadi tumpuan
Dimata anak ku tak menjadi harapan
Dimata keluargaku tak menjadi bilangan
Dimata tetanggaku tak pula diperhitungkan
Dimata masyarakatku tak dibanggakan

Robb …
Hidupku hanya duri dalam dunia
Keberadaanku hanya nestafa dalam jagad raya
Karena kebodohan dan alfa
Meski demikian, ya Robb …
Sisakanlah bekal ketauhidan dalam jiwaku
Agar masih ada suatu kerinduan
Menggapai manisnya diri-Mu
Agar masih ada jalan meskipun remang
Mencapai madu hidayah-Mu
Semoga kasih sayang-Mu
Tak terhalang oleh batas dan waktu

Robb …
Waktu berlalu tak kuhiraukan
Padahal waktu itu tak akan kembali
Hidupku terasa masih seribu tahun lagi
Padahala jika Engkau mau, besokpun nyawa ini pergi

Robb …
Tak ada kaka-kata bela jika Engkau Tanya
Tak ada jawaban jika Engkau soal
Tak satupun jasaku memberatkan timbangan amal
Kecuali Robb …
Kasih sayang-Mu Engkau berlakukan untuk ku

Robb …
Tak ada lagi dalam tubuh ini selain sari kemaksiatan
Tak ada lagi dalam daging ini selain pati keharaman
Tak ada lagi dalam badan ini selain nilai kesubhatan
Tak ada lagi dalam jiwa ini selain kebathilan
Tak ada lagi dalam fikiran ini selain lubuk kekeruhan

Robb …
Terkadang aku malu berdoa lagi pada-Mu
Karena kukira telah tertutup pintu ijabah untuk ku
Terkadang aku malu berharap lagi akan rahmat-Mu
Karena kukira semuanya telah terhalang oleh nistaku
Terkadang aku malu munajat lagi pada-Mu
Karena ku kira segalanya telah terhijab oleh dosaku

Tapi Robb …
Kemana lagi aku harus lari
Menghindar dari kejaran-Mu
Kemana lagi aku harus lari
Menghindar dari ancaman-Mu
Tak ada tempat Robb …
Tak ada yang diluar sepengetahuan-Mu
Satu-satunya yang akan menyelematkanku hanyalah
Sifat-Mu yang maha Rahman Rahim

buat teman2 yang ingin berbagi ilmunya silahkan,:)

fastabiqul khairat (berlomba-lombalah dalam kebaikan)

Sumber : muhasabah cinta

MUHASABAH CINTA

Aku tak tahu apa harus kukecam hawa nafsuku atas cinta…

Atau mataku yang menggoda, ataukah hati ini…

Jika kukecam hati, ia berkata : Gara-gara mata yang memandang!

Dan jika kuhardik mata, ia berdalih : Ini kesalahan hati!

Mata dan hati telah dialiri darah…

Maka wahai Rabbi, jadilah penolongku atas mata dan hati…

Sahabatku, demi Allah, tiada satu bencana akan terus menimpa seseorang, betapapun besarnya, Jika suau hari dia datang, Jangan tunduk kepadanya, dan jangan banyak mengeluh, sebab sandal saja bisa terpeleset…

Banyak orang mulia ditimpa musibah tapi dia sabar, dan musibah-musibah itu pun akan menghilang dengan sendirinya… Hari-hari demikian bangga atas diriku, namun tatkala melihat kesabaranku dia pun layu…

Dadaku menjadi sesak karena keresahan sebuah peristiwa, namun mungkin saja kesusahan itu akan menjadi kebaikan …

Banyak hari yang diawali dengan kesuntukan, dan pada akhirnya menjadi keindahan dan ketenteraman…

Tak pernah aku merasa semppit karena kesuntukan, kecuali akan datang sendiri jalan keluar untukku…

Aku tahu…

Hanya allah yang bisa membuat kita mampu tersenyum walaupun dalam keadaan menangis, tempat bertahan ketika kita hendak menyerah, temppat berdoa ketika kita kehabisan tempat untuk mengeluh bahkan ketika semua orang menjauh, tempat untuk kembali sekalipun hati kita telah hancur berkali-kali, tempat untuk tetap mengerti ketika tidak satupun yang terlihat memberi arti. Segala sesuatu menjadi bisa, karena Allah SWT lebih memahami kita melebihi diri kita sendiri. Dekatlah selalu pada Allah, karena istiqamah tidak datang sendiri. Segala sesuatu ada proses, bukan berarti kita diam, Namun kita harus mencoba menjalani proses tersebut… Proses adalah langkah kita untuk lebih baik lagi Dunia dan Akhirat… Kalau kita selalu mengingat Allah, maka kehidupan yang sebenarnya akan kita dapatkan. Semoga kita dapat saling mengingatkan di Jalan Allah SWT… semata-mata hanya mengharap Ridha Allah SWT..

Aku tak pernah merasa lelah berjalan, tak merasa bosan berkarya, tak jengah mencari hidayah, tak gelisah meski kondisinya sederhana, yang penting setiap perjalanan hidup aku bisa memberikan kontribusi dan karya nyata… (Abu Izzuddin)

*********

Perlahan-lahan waktu terus berjalan tanpa hentu… Harum semerbak bulan Ramadhan sudah tersama-samar tercium mewangi… Dari relung  terdalam isi hati… Pribadi diri & juga keluarga yang saya cintai… Penuh harap Mohon maaf LAHIR BATIN atas segala kesalahan dan kesilapan selama ini …

by : muhasabahcinta…

lihat gambar : disini

Award Semangat!!

Alhamdulillah sebelumnya terima kasih buat kang ian, yang sudah memberikan awardnya buat saya🙂 semoga semakin semangat lagi dalam menjalin silaturrahim bersama teman2 di blog.. semoga aminn…🙂

maaf akhir2 ini mulai sibuk dengan dunia kerja dan dunia kampus, walaupun selama ini kejadian ini jarang saya temukan tapi baru x ini saya dibuat pusing dengan mengatur jadwal kerja saya.

karena semuanya pada sibuk ngejar target di bulan puasa saya pun sibuk juga sampai2 lupa update blog…🙂

kenapa saya bilang akhir-akhir ini pada sibuk, karena semua dosen semuanya pada sibuk mengejar mata kuliah yg sempat tertunda, dan mengejar target di bulan puasa agar di bulan puasa nanti kuliah sudah nggak aktif lagi… akhirnya saya pun sibuk ngatur shift kerja saya dengan si teman, yah walau kadang2 sempat juga terkena omelan dan perkataan-perkataan sinis dari teman sekerja tak apalah yang penting semuanya bisa terkendali..🙂

Ternyata bukan kampus saya saja yang sibuk seperti itu ngejar target, di tempat saya kerja pun demikian juga, sibuk mengulang2 atur shift kerja saya dengan si teman, akhirnya si boss bingung…😛 hehhe

bagaimana tidak bingung sedangkan saya masih masuk kuliah di bulan ramadhan dan belum libur, masih banyak mata kuliah yg harus di kejar untuk bisa ikut ujian UAS, yah maklumlah agak telat kampus kami dalam hal2 seperti ini, lha si boss menyuruh saya masuk pagi… bagaimana mungkin?! sedangkan saya masuk kuliah pagi.. aduuhh bingung saya jadinya…

memang sih maksud si boss baik biar semuanya dapat giliran bisa shalat tarawih jadi jaganya ganti2an… tapi mah saya yg bingung ngatur jadwal saya kuliah dengan kerja…😦 sedih banget

semoga saja semuanya bisa terkendali dengan baik sehingga tidak ada satupun yang terkorbankan…🙂

HAMASAH!!! ^^

Di hari Kelahiran Mu

Mungkin aku tidak tau apa yang akan kuberikan kepada mu…

tapi dengarkanlah langit mulai berbisik disana…

berbisik dengan wajah tersenyum, tersenyum melihat kita… tersenyum melihat dunia…

saat malam tiba, lihatlah ke atas langit ..

jika kamu melihat sebuah bintang jatuh, jangan terpana melihatnya …

tapi buatlah sebuah permintaan …

percayalah … permintaanmu akan dikabulkan .. karna aku telah melakukannya

Semoga malam merangkulmu dalam kedamaian hingga bulan digantikan pengantin fajar….

Ya Rabb, jaga dan sayailah ia…

murahkan rezekinya, sehatkan raganya,

dan sampaikan ia pada cita-citanya.

terangi jalannya, damaikan hatinya,

dan bahagiakan keluarganya.

beri ia kenikmatan dalam setiap ibadahnya,

biarkan keikhlasan dan kesabaran menjadi sahabat sehari-harinya.

jauhkan dirinya dari segala penyebab murka-Mu,

dan bimbing ia untuk satu tempat terbaik-Mu…

ingatlah… jatah mu hidup di dunia sudah berkurang satu tahun…

coba flashback… berapa banyak dosa yang sudah kamu perbuat?

berapa banyak amal baik yang sudah kamu persiapkan buat di akhirat?

berapa banyak waktu yang sudah kamu buang dengan percuma?

semoga di jatah hidupmu yang makin berkurang ini kamu bisa menjadi lebih baik…

Kami telah menciptakan kamu; maka mengapa kamu tidak membenarkan? Adakah kamu perhatikan (benih manusia) yang kamu pancarkan? Kamukah yang menciptakannya? Ataukah Kami yang menciptakannya?” (Al Qur’an, 56:57-59)

Met milad buat mu.. semoga Allah senantiasa memberikan apa yang menjadi keinginan-mu, dan semoga Allah memberikan jalan kemudahan bagi-Mu…🙂

(Met Milad yaa🙂 )

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.